Sebelum mengulas, saya akan bercerita sedikit mengenai sejarah bahwa ane beberapa tahun yang lalu adalah pengguna Windows Mobile, mulai dari Windows Mobile CE, 5, 6, 6.1, 6.5. Sampai akhirnya, Windows Mobile tewas setelah OS besutan App*e mengguncang dunia smartphone dengan iPho*e-nya, hingga akhirnya saya memutuskan meninggalkan OS kebanggaan (Windows Mobile) dan beralih ke OS besutan Goo*le. Singkat cerita, setelah sekian lama bergelut dengan berbagai macam gadget ber-os-kan robot hijau, akhirnya saya mencoba bersentuhan langsung dengan Windows Phone 8 yang dikemas oleh Nokia dengan Lumia-nya.. kenapa? karena sebelumnya saya sempat kecewa dengan Windows Phone pertama kali diluncurkan, ibarat feature phone yang minim kustomisasi, sangat susah untuk oprekable.

Nokia Lumia 520.. ya, saya jatuh cinta dengan L520 saat iseng-iseng surfing ke onlineshop Laz*da. Overall tampilan L520 (saya sebut neng Mia) elegant dan tidak terkesan murahan. Dari sisi hardware sebenarnya tidak ada yang istimewa, hanya Qualcomm Snapdragon™ S4 dualcore 1Ghz, RAM 512Mb tapi disinilah kehebatan OS Windows Phone besutan Microsoft, meski Hardware hanya mengandalkan dual core, saya tidak menemukan yang namanya "Lag", sebuah kata yang ditakuti para pengguna robot hijau. Interface "Metro UI with Live Tile"nya memang membuat saya terpesona. Apalagi perpindahan menu, multitasking, main games 3d semuanya dilibas neng Mia dengan lancar. Saat ini neng Mia punya saya sudah update ke Black yang tentunya dengan berbagai peningkatan fitur. untuk sementara sekian curhatan saya tentang neng Mia. Thanks buat rekan-rekan yang udah nyimak cerita saya.
Nokia Lumia 520 Spesification:
- Dimensi
- Panjang: 119,9 mm
- Ketebalan2: 9,9 mm
- Berat: 124 g
Komentar
Posting Komentar